Wirausaha Dekorasi Mahasiswa Untag Surabaya Ikuti Expo Virtual

 

Sumber Foto: Dok.Humas Untag SBY

Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia Kembali kembali digelar dan memasuki tahun ke-11. Dengan tema ‘Connecting Opportunities’, KMI pada tahun ini digelar secara daring. FiART menjadi satu dari 8 tim Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya yang untuk memamerkan usaha yang digeluti. Tim terdiri atas 3 mahasiswa yakni: Muhammad Arif Alfian, Robiatul Hasana dan Adinda Diana Ocktavianti. FiART merupakan satu-satunya perwakilan Kampus Merah Putih yang menawarkan jasa di bidang dekorasi pesta dan persewaan peralatan untuk pesta.

Ketua Tim FiART-Muhammad Arif Alfian menuturkan bahwa usahanya tersebut telah digeluti sejak 2018, “Di akhir bulan Agustus tahun 2018, perdana pemasangan kami di event tahunan perayaan hari kemerdekan RI.” Dia menyebutkan bahwa jasa yang ditawarkan lebih banyak pada pra dan pasca nikah, “Paket pra nikah meliputi pesta pertunangan, pre-wedding, bridal showers, dan akad nikah. Kalau pasca nikah meliputi resepsi pernikahan, siraman, 7 bulanan, aqiqah, tedak siten, birthday party, dll.”

Dalam menggeluti usahanya tersebut, Arif dan timnya mengusung konsep eco-friendly. “Awal konsep yang kami buat adalah pengolaan limbah kayu palet bekas kegiatan industri yang kami olah menjadi properti dekorasi,” kata Arif. Dia menambahkan “Berangkat dari jenis aliran dekorasi yang kami pilih yakni rustic dekorasi, maka dari limbah kayu palet tersebut kami memenuhi kebutuhan bahan baku kami untuk memproduksi property dekorasi yang diperlukan.” Dalam mendekorasi suatu pesta, dia mengaku bahwa timnya banyak menggunakan perasaan, “kami selalu mengutakan feel akan nuansa dalam sebuah dekorasi yang bukan hanya sebagai pelengkap.”

Berbekal time management, komitmen dan konsistensi tim membuat tim ini yakin untuk melakukan bisnis secara serius, meski ketiganya memiliki kesibukan masing-masing namun mereka optimis dengan wirausahanya akan membuahkan hasil yang positif dan berguna. Meski demikian dia dan timnya merasa kurang maksimal, “karena kondisi pandemi ini jadi feel untuk sebuah kegiatan exhibition kurang meriah. Terlebih kami dan peserta lain juga masih awam dengan pelaksanaan Expo secara daring seperti yang diadakan kemarin di Gedung Q.”

Keseriusan dalam berwirausaha, Arif dan timnya berencana untuk kembali mengikuti kompetisi wirausaha lainnya, “jika memang masih diberi kesempatan kenapa tidak, tetapi karena saya sudah menginjak semester akhir jadi mungkin kesempatan kompetisi diberikan kepada mahasiswa wirausaha lainnya.” Walau belum menjadi juara, kelolosannya di tangkat nasional menjadi motivasi dan semangat bagi Tim FiART untuk terus mengembangkan usaha. Dalam waktu dekat akan merambah ke produksi souvenir. “Semoga diberi kemudahan untuk kami untuk launching Fiart Wedding Marchandise untuk kebutuhan souvenir dalan kegiatan pesta pernikahan,” tutup Arif. (um/rz)

www.untag-sby.ac.id

 

Komentar